Menapaki Kaki Burangrang

Destinasi Wisata · Desa Cipada · Lereng Burangrang

Jelajah Puncak dan Lembah

Tiga destinasi unggulan dengan data elevasi, estimasi trekking, tingkat kesulitan, dan waktu kunjungan terbaik — lengkap dengan peta topografi dan profil elevasi.

Destinasi Favorit Mudah
Bukit Senyum Pemandangan perbukitan dari kawasan Bukit Senyum, Desa Cipada Suasana area kunjungan Bukit Senyum di lereng Burangrang Hamparan hijau lereng dilihat dari Bukit Senyum Spot foto di kawasan Bukit Senyum, Desa Cipada

Bukit Senyum

4,9 · 320+ ulasan

Kp. Pasir Manggu, Cipada, Kec. Cikalong Wetan, Kab. Bandung Barat

Destinasi favorit untuk menikmati matahari terbit dan pemandangan alam pegunungan yang memukau. Udara sejuk dan hamparan hijau membuat setiap kunjungan terasa istimewa.

Elevasi
1.450 mdpl
Estimasi Trekking
25–40 menit dari titik parkir
Jarak Tempuh
1,4 km
Waktu Terbaik
04.30–07.00 (matahari terbit)

Area parkir · Warung warga · Spot foto · Musala

Buka Rute Google Maps
Alam & Petualangan Mudah
Wisata Alam Cipada Area Wisata Alam Saung AA Cipada di antara pepohonan Saung dan area istirahat di Wisata Alam Saung AA Cipada

Wisata Alam Saung AA Cipada

4,7 · 180+ ulasan

6GGM+5J8, Cipada, Cisarua, Kab. Bandung Barat

Surga tersembunyi dengan udara sejuk dan keindahan alam yang masih alami. Cocok untuk trekking, berkemah, atau sekadar menikmati ketenangan jauh dari hiruk-pikuk kota.

Elevasi
1.380 mdpl
Estimasi Trekking
15–30 menit jalur kebun
Jarak Tempuh
0,9 km
Waktu Terbaik
07.00–10.00 & 15.30–17.30

Saung istirahat · Area kemah · Toilet · Air bersih

Buka Rute Google Maps
Danau & Relaksasi Sedang
Danau Walini Permukaan Danau Walini yang tenang dikelilingi pepohonan Tepian Danau Walini dengan pepohonan rindang Pemandangan sore hari di kawasan Danau Walini

Danau Walini

4,8 · 250+ ulasan

6GJ2+97J, Situ Lembang, Cipada, Kec. Cikalong Wetan, Kab. Bandung Barat

Danau yang tenang dengan air jernih dan dikelilingi pepohonan rindang. Tempat sempurna untuk bersantai, memancing, atau menikmati pemandangan matahari terbenam yang romantis.

Elevasi
1.420 mdpl
Estimasi Trekking
45–70 menit jalur hutan
Jarak Tempuh
2,6 km
Waktu Terbaik
15.00–18.00 (matahari terbenam)

Spot memancing · Gazebo · Jalur trekking · Warung

Buka Rute Google Maps

Peta Wilayah

Membaca Lereng dari Atas

Peta topografi dengan garis kontur asli. Klik penanda untuk melihat detail lokasi, atau gunakan legenda di bawah peta untuk berpindah cepat. Garis putus keemasan menandai jalur trekking Desa Cipada menuju puncak (± 6,5 km).

Klik peta untuk mengaktifkan zoom gulir

Profil Ketinggian

Dari 1.300 ke 2.056 mdpl

Empat titik penanda sepanjang jalur pendakian. Arahkan kursor (atau ketuk) pada grafik untuk melihat catatan tiap titik.

Profil Elevasi Jalur

Desa Cipada → Bukit Senyum → Batas Hutan → Puncak Burangrang

± 6,5 km

1.300mdpl
Desa Cipada · KM 0
1.450mdpl
Bukit Senyum · KM 1,4
1.680mdpl
Batas Hutan · KM 3,8
2.056mdpl
Puncak Burangrang · KM 6,5

Sebelum Berangkat

Panduan Kunjungan

Cuaca di kawasan lereng Burangrang dapat berubah dengan cepat. Persiapan sederhana berikut akan membantu Anda menikmati perjalanan dengan lebih aman, nyaman, dan menyenangkan.

Pakaian

Suhu pada pagi hari dapat terasa cukup dingin, terutama menjelang matahari terbit. Kenakan pakaian hangat seperti jaket dan kupluk, serta gunakan sepatu dengan daya cengkeram yang baik karena jalur tanah dapat menjadi licin setelah hujan.

Waktu Terbaik

Mulailah perjalanan sekitar pukul 04.30 WIB jika ingin menikmati suasana matahari terbit dari kawasan Bukit Senyum. Untuk menikmati panorama sore dan matahari terbenam di sekitar Danau Walini, waktu yang disarankan adalah sekitar pukul 15.00 WIB. Hindari trekking pada siang hingga sore hari ketika kondisi cuaca mulai berubah dan awan berpotensi turun lebih cepat.

Keselamatan

Sampaikan rencana perjalanan kepada pengelola setempat atau perangkat desa sebelum melakukan pendakian. Tetap berada di jalur yang telah ditentukan dan hindari melanjutkan perjalanan ketika cuaca berkabut, hujan, atau jarak pandang mulai terbatas. Utamakan keselamatan dan jangan memaksakan perjalanan apabila kondisi alam tidak mendukung.

Etika Alam

Bawa turun kembali seluruh sampah, jangan memetik tanaman, dan hormati lahan warga yang Anda lewati. Gunung ini rumah, bukan latar foto semata.