Nurtanio Educare
Program pendidikan dan literasi yang menghadirkan pembelajaran interaktif bagi anak-anak melalui konsep belajar sambil bermain — dari membaca, berhitung, hingga pengenalan sains sederhana dan bahasa Inggris.
Pengabdian kepada Masyarakat · KKN Tematik 2026 · Kelompok 07
Tiga program kolaboratif mahasiswa Universitas Nurtanio Bandung di Desa Cipada: Nurtanio Educare untuk pendidikan dan literasi, penguatan legalitas serta digitalisasi UMKM, dan ECO BREAK untuk pengelolaan limbah plastik.
Program Utama
Program dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat melalui pendekatan pendidikan, ekonomi, digitalisasi, dan lingkungan secara kolaboratif.
Program pendidikan dan literasi yang menghadirkan pembelajaran interaktif bagi anak-anak melalui konsep belajar sambil bermain — dari membaca, berhitung, hingga pengenalan sains sederhana dan bahasa Inggris.
Pendampingan pelaku UMKM dalam penguatan legalitas usaha, penerapan pembayaran digital, serta pemanfaatan platform daring untuk memperluas jangkauan pemasaran.
Pengelolaan limbah plastik melalui pengumpulan, pemilahan, edukasi, dan pemanfaatan kembali sampah menjadi produk yang memiliki nilai guna.
Rincian Kegiatan
Setiap program dijabarkan menjadi kegiatan yang dapat diikuti, diukur, dan dilanjutkan oleh masyarakat setelah pengabdian selesai.
Pendidikan & Literasi
Kegiatan dirancang dengan pendekatan yang menyenangkan agar peserta memperoleh pengalaman belajar yang menarik dan mudah dipahami.
Kegiatan pendukung berupa mendongeng, kerajinan tangan, edukasi pola hidup bersih dan sehat, serta aktivitas pembentukan karakter positif bagi anak.
Ekonomi & UMKM
Pelaku UMKM mendapatkan pendampingan untuk memahami pentingnya legalitas usaha beserta informasi mengenai proses pengurusannya.
Mendorong pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi transaksi dan memperluas jangkauan pemasaran.
Lingkungan & Pemberdayaan Masyarakat
Eco-Friendly Plastic Break — aksi kolaboratif untuk mengurangi limbah plastik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemilahan dan pemanfaatan kembali sampah.
langkah satu
Menghimpun limbah plastik dari masyarakat di dua dusun wilayah sasaran.
langkah dua
Mengedukasi warga agar memilah sampah sejak dari sumbernya, di rumah masing-masing.
langkah tiga
Mengolah limbah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan dapat dipasarkan.
langkah empat
Mendorong keterlibatan masyarakat agar pengelolaan lingkungan terus berjalan mandiri.
Tujuan Pengabdian
Setiap program dirancang untuk memberikan manfaat nyata sekaligus membangun kapasitas masyarakat agar dapat melanjutkan perubahan secara mandiri.
Mendorong minat baca, kemampuan belajar, kreativitas, dan pembentukan karakter anak.
Meningkatkan pemahaman legalitas, transaksi digital, dan pemasaran produk UMKM.
Mengurangi limbah plastik serta membiasakan warga memilah dan mengelola sampah.
Membangun partisipasi warga agar mampu mengembangkan potensi secara berkelanjutan.
Sasaran Kegiatan
Program dilaksanakan dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing kegiatan.
Peserta utama kegiatan pendidikan, literasi, kreativitas, dan pembentukan karakter.
Pelaku usaha yang membutuhkan pendampingan legalitas, digitalisasi transaksi, dan pemasaran.
Warga yang berperan dalam pemilahan dan pengurangan sampah dari lingkungan rumah.
Kelompok pemuda yang dapat menjadi penggerak kegiatan lingkungan dan pemberdayaan.
Kelompok warga yang terlibat dalam pelaksanaan maupun pengembangan program.
Pihak yang memiliki keterkaitan dengan kebersihan dan pengelolaan lingkungan desa.
Hasil yang Diharapkan
Program pengabdian tidak berhenti pada terlaksananya kegiatan, tetapi pada terciptanya hasil yang bermanfaat dan dapat menjadi contoh bagi masyarakat setelah program selesai.
Lihat dokumentasi kegiatanKegiatan pendidikan, literasi, dan pemilahan sampah berjalan sesuai sasaran.
Warga terlibat secara aktif dalam pelaksanaan setiap program.
Limbah plastik dari wilayah sasaran dapat dikumpulkan dan dimanfaatkan.
Tercipta contoh hasil pemanfaatan limbah yang memiliki nilai guna.
Terbentuk pemahaman mengenai pentingnya pendidikan, digitalisasi usaha, dan keberlanjutan lingkungan.
Pengabdian bukan sekadar hadir di tengah masyarakat, tetapi menjadi bagian dari proses belajar, berkolaborasi, dan menciptakan perubahan yang terus berkembang.
Kabar Terkini
Tiga artikel kegiatan terbaru dari Tim KKN Cipada 07.